Pagi ini, Kamis 20 November pukul 06.55, aku membuka layar. Tapi bukan untuk journaling pagi seperti apa yang memang kulakukan hampir setiap hari. Aku berinisiatif membuka ruang kecil ini kembali. Ada ruang kosong di sini yang meminta untuk diisi, usai aku tak sengaja menemukan sebuah tulisan tentang manfaat menulis di blog. Katanya, mencatat pengalaman hidup di blog membuat kita mampu mengelola emosi hingga melatih kedisiplinan dan kreatifitas otak. Dan dari beberapa manfaat yang disebutkan, "merekam kenangan" adalah alasan paling kuat mengapa aku seringkali ingin mengabadikan momen tertentu dalam tulisan di blog. Sebab kelak, saat waktu memaksaku berhenti dari semua hal yang kusukai, maka tulisan itu akan menjadi jejak digital bahwa aku pernah hidup dan merasakan dunia. Hari ini, mendung masih membaluri langit dengan warna abu-abu. Suasananya cukup sepi, dan bisa dipastikan bahwa air masih menggenang cukup dalam di jalanan. Tidak ada suara siapapun. Yang ada hanya suar...
Ruang ini adalah dunia kecilku untuk menyimpan beberapa potongan hidup. Aku membagikan hal-hal yang kusukai dalam setiap paragrafnya. Aku menulis bukan untuk siapa-siapa, tapi mungkin bisa jadi untukmu. Untukmu yang tidak mencari, tapi justru sampai. Link ini ada di bio Instagram bukan untuk dipromosikan, namun sebagai undangan sunyi. Jika kamu tersesat kesini, maka selamat datang di ruang yang tak berisik, tapi selalu terbuka.