Skip to main content

Posts

𝐋đĸ𝐭𝐭đĨ𝐞 𝐅đĢ𝐚𝐠đĻ𝐞𝐧𝐭đŦ 🧩☁️

Sementara

Katanya, dalam hidup hanya ada dua hari yang tidak berjumlah 24 jam: hari kita dilahirkan, dan hari kita meninggal. Merangkai ketikan lagi. Wangi relaksasi dari parfum ruangan beraroma Jasmine yang tadi kusemprotkan masih bisa kuendus hingga kini. Aromanya bercampur dengan wangi parfum yang kupakai sebelum merayakan maghrib beberapa saat yang lalu. Ia masih bergelayut pada mukenah yang kukenakan. Wangi yang membuat betah. Mengetik sembari menunggu perayaan waktu yang berikutnya pun terasa lebih nyaman. Sebagai orang yang gemar menghabiskan waktu sendirian dalam kamar, aku memang punya kebiasaan meromantisasi keadaan. Mengganti seprai, membersihkan lantai, menyalakan lampu kecil, memutar lagu melow dengan volume rendah, lalu menyemprotkan parfum di beberapa titik dan sudut. Sederhana, namun selalu berhasil menghalau rasa sendiri tanpa harus jatuh menjadi kesepian. Dan senang rasanya karena seringkali mendapati diri yang mudah bahagia hanya dari hal-hal kecil yang kulakukan. Dan t...

Latest posts

Maaf, Aku Belum Menikah. Tapi Aku Damai.

Lautan Perak dan Cahaya Jingga

Satu Hari di Gereja, Seumur Hidup Bersama Islam

Bukan Sekadar Rumah Baca, Tapi Tempat Kata-Kata Bermukim